Contoh Proposal Perencanaa Bisnis (Buisines Plan)
BAB I
PENDAHULUAN
1. 1 Latar Belakang
Minyak jelantah merupakan limbah dari proses penggorengan makanan yang umumnya dihasilkan oleh rumah tangga, restoran, dan industri kuliner. Limbah ini seringkali menjadi masalah lingkungan karena dapat mencemari air tanah dan sungai serta memiliki dampak negatif pada kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pengelolaan limbah minyak jelantah untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan.
Anak-anak zaman sekarang, terutama di tengah tekanan dan tuntutan kehidupan modern, seringkali mengalami tingkat stres yang tinggi. Oleh karena itu, ini merupakan salah satu solusi yang inovatif dan ramah lingkungan dengan mengubah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah, yaitu lilin aromaterapi. Lilin aromaterapi adalah produk yang semakin populer di kalangan masyarakat, karena memberikan manfaat relaksasi, meningkatkan suasana, dan mendukung kesejahteraan psikologis. Dengan mengubah minyak jelantah menjadi lilin, kita dapat mengurangi jumlah limbah minyak jelantah yang dibuang ke lingkungan sehingga pendekatan daur ulang ini, akan terjadi penurunan dampak negatif terhadap kualitas air dan tanah.
1.2. Rumusan Masalah
1.2.1. Anak muda saat ini yang rentan mengalami stress berkelebihan dalam menjalani tantangan aktivitas sehari hari yang akan berdampak negaif pada kesejahteraan mereka.
1.2.2. Maraknya limbah minyak jelantah yang sering kali tidak terkelola dengan baik, menyebabkan dampak negatif pada lingkungan.
1.3. Tujuan
1.3.1. Menemukan cara yang efektif dan praktis dalam merawat kesehatan mental kondisi anak zaman sekarang.
1.3.2. Dapat memberi solusi yang inovatif dalam mengurangi limbah minyak jelantah.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Rencana Implementasi
Pada kesempatan kali ini, kami menghadirkan sebuah inovasi sekaligus solusi bagi anak-anak generasi Gen-Z di tengah tekanan dan tuntutan kehidupan moderen, seringkali mengalami tingkat stres yang tinggi. Pendidikan yang kompetitif, pengaruh media sosial, dan tuntutan aktivitas sehari hari dapat memunculkan tekanan psikologis pada mereka. Oleh karena itu, ini merupakan salah satu solusi yang inovatif dan ramah lingkungan adalah dengan mengubah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah, yaitu lilin aromaterapi. Lilin aromaterapi adalah produk yang semakin populer di kalangan masyarakat, karena memberikan manfaat relaksasi, meningkatkan suasana, sekaligus mendukung menghilangkan stress yang sering dialami oleh anak-anak Gen-Z di zaman sekarang.
Dengan pemanfaat limbah sebagai bahan produk, kita dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang dihasilkan dari minyak jelantah produksi dari rumah tangga, restoran, dan pabrik. Berdasarkan penelitian minyak jelantah mengandung zat kasionogenik yang dimana menyebabkan penyakit keras yaitu kanker, maka dari itu perlu adanya panduan untuk menjernihkan minyak jelantah sebelum diolah menjadi sesuatu, agar zat dalam minyak tersebut bisa hilang, ini merupakan salah satu cara kami untuk mengolah minyak jelantah agar dapat digunakan kembali setelah pengolahan di rumah tangga, restoran dan pabrik.
2.1.1. Customer Segments
2.1.1.1. Anak anak milnial gen Z kisaran umur 17-20, dan juga para orang dewasa
2.1.1.2. Bali, khususnya daerah Denpasar, Sanur
2.1.1.3. Menyukai bentuk terapi dari aroma
2.1.1.4. Menyukai ketenangan
2.1.1.5. Praktis berbelanja lewat e-commerce
2.1.2. Value Propotions
2.1.2.1. Produk yang inovatif di masa sekarang
2.1.2.2. Bahan baku yang ramah lingkungan (bahan tambahan lilin dari limbah minyak jelantah, dan aroma yang special dari limbah organik)
2.1.2.3. Rasakan sensai rileks yang membuat ketenangan dari aroma lilin.
2.1.2.4. Model produk yang variatif.
2.1.2.5. Harga terjangkau.
2.1.3. Channels
2.1.3.1. Media sosial (Intagram, TikTok, Youtube, Facebook)
2.1.3.2. E-Commerce (Shoppe, Tokopedia, Lazada)
2.1.4. Customers Relationship
2.1.4. Customers Relationship
2.1.4.1. Terus meng-update sesuatu yang menarik di media sosial
2.1.4.2. Berbagi promo special tiap hari raya
2.1.4.3. Membuka stand di suatu pameran / festival
2.1.5. Revenue Streams
2.1.5.1. Penjualan hasil produk yang kami produksi
2.1.5.2. Menerima banyak customers
2.1.6. Key Resources
2.1.6.1. SDA dari limbah minyak jelantah yang menjadi bahan baku produk kami
2.1.6.2. Kualitas partner (pekerja) yang perusahaan kami butuhkan
2.1.7. Key Actvities
2.1.7.1. Banyaknya riset mempelajari produk lilin, diantaranya bahan-bahan, model, aroma, keunikan
2.1.7.2. Dapat menghasilkan serta mengenalkan produk yang sekaligus dapat meramahkan lingkungan
2.1.8. Key Partners
2.1.8.1. Kebutuhan bahan baku pembuat lilin dari supplier, kebutuhan bahan tambahan limbah minyak jelantah, serta kebutuhan bahan organik lainnya
2.1.8.2. Banyaknya sharing informasi yang kami dapatkan dari sumber yang berbeda-beda.
2.1.9. Cost Structure
2.1.9.1. Pengeluaran tenaga, waktu, uang, kerjasama, serta pemikiran yang sangat amat matang untuk menjalankan bisnis ini
2.2. Kelayakan Usaha
Berdasarkan hasil riset kami di pasaran, yang menunjukkan minat tinggi dari anak muda terhadap produk ramah lingkungan. Ini juga bermanfaat bagi kesehatan khususnya, kesehatan mental dari tantangan aktivitas yang banyak dilakukan anak-anak gen-z. Dengan populernya produk lilin aromaterapi masa sekarang, membuat kami dapat bersaing di pasaran dengan menghadirkan produk berbahan hasil limbah minyak jelantah serta pemanfaatan bahan organik yang kami gunakan.
Bisnis ini bisa bertahan serta berkembang dari tahun ke tahun, karena kita bisa mengetahui kegunaan dari produk serta bahan yang digunakan sebagai solusi dari permasalahan yang dapat diatasi di zaman sekarang. Pemanfaatan Limbah untuk Lingkungan Bersih dapat berupa Mengurangi dampak limbah minyak jelantah pada lingkungan dengan mengubahnya menjadi produk bernilai tinggi. Pengembangan aroma yang disesuaikan dengan preferensi anak-anak untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan. Lilin didesain dengan bentuk dan warna yang menarik, menciptakan pengalaman visual yang positif.
2.3. Rincian Anggaran Biaya
Kebutuhan anggatran untuk pembuatan 12 pcs lilin aromaterapi kemasan 65ml mencapai Rp. 209.800, dari hasil kalkulasi modal tersebut diperoleh harga pokok sebesar Rp. 17. 500/pcs dengan perencanaan harga jual Rp. 25.000/ pcs. Sehingga dari selisih antara harga pokok dengan harga jual didapatkan keuntungan sebesar Rp. 7.500/pcs sudah termasuk ongkos jasa produksi
|
No |
Uraian |
Volume |
Harga Satuan |
Jumlah Harga |
|
1. |
Soy Wax |
360 gram |
Rp. 155 |
Rp. 55.800 |
|
2. |
Sumbu |
12 pcs |
Rp. 200 |
Rp. 24.000 |
|
3. |
Fregrance oil |
16 ml |
Rp. 1.250 |
Rp. 20.000 |
|
4. |
Gelas lilin 65 ml |
12 pcs |
Rp. 4.000 |
Rp. 48.000 |
|
5. |
Hiasan |
24 pcs |
Rp. 500 |
Rp. 12. 000 |
|
6. |
Melting Jar |
1 pcs |
Rp. 4.000 |
Rp. 4.000 |
|
7. |
Pegangan sumbu |
12 pcs |
Rp. 500 |
Rp. 6.000 |
|
8. |
Kemasan & pita |
3 pcs |
Rp. 5.000 |
Rp. 15.000 |
|
9. |
Pewarna lilin |
2 bungkus |
Rp. 12.500 |
Rp. 25.000 |
|
Total |
Rp. 209.800 |
|||
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Dari kegiatan ini, kita dapat menyimpulkan, bahwasannya untuk memulai merancang suatu usaha kita harus mempunyai pemikiran berkelanjutan yang dapat kita kreasikan untuk membangun jiwa kewirausahaan kita dengan menghadirkan produk- produk inovatif pada era generasi milenial ini. Kita bisa dengan mudah untuk mendapat inspirasi bisnis dari lingkungan terdekat kita, sesuai minat dan bakat kita, sehingga secara tidak langsung kita sendiri dapat menjadi problem solving pihak & lingkungan terdekat kita.
Dengan perancangan usaha yang bersifat berkelanjutan juga perlu adanya perhitungan yang mumpuni untuk kebutuhan produk dengan riset pasar dan pesaing diluar sana yang juga memproduksi hal yang sama, sehingga dengan pemikiran yang matang menjadikan kita bisa dengan yakin untuk memasarkan produk dari hasil kreasi kita di era milenial saat ini.
3.2. Saran
Berproses yang dilapisi dengan pemikiran, merupakan hal yang utama dalam keberlangsungan melakukan sesuatu yang kita inginkan, salah satunya merancang bisnis usaha, dengan proposal ini, semoga dapat menjadi ketertarikan banyak anak muda, untuk melirik sekitar dalam menjadikan bisnis usaha

Komentar
Posting Komentar